New Week
Hi everyone!
Lama banget aku ga nulis disini, haha. Di era sekarang mah udah banyak media alternatif buat nuangin isi pikiran dalam bentuk tulisan. Mulai dari Medium, Twitter, sampai yang terbaru ini, Threads. Tapi akhir-akhir ini aku lebih sering memilih buat spill my random thought in my book, ternyata journaling offline juga seru. Tapi tetap ada waktu dimana curhat-curhat perasaan dan pikiran random di sosial media juga seru, apalagi kalo dikasih advice atau dikasih support sederhana dari temen-temen di Twitter, gabisa boong itu juga menyenangkan. Dan sekarang, kayanya udah waktunya aku menyapa pembaca di blog ku lagii, wkwk.
Tahun lalu, aku sempet describe Jakarta briefly, karena tahun lalu aku ngejalani tugas akhir disana. Yaa, seru-seru sedaplah, ntar kalo lupa tinggal baca aja lagi, postingannya masih ada, hehe. Dan bulan ini guys, aku lagi di Rumbai ((unexpected, to be honest!)). Gatau kok bisa. Menapakkan kaki di Tanah Sumatera adalah hal yang belum pernah aku pikirkan sebelumnya. Emang kalau udah rencana Allah gitu, sekuat apapun hambanya menghindar, ya tetep aja bakal terlaksana yaa.
Hmm. And now, i wanna try to pour out my feeling in here..
In Rumbai I learn a lot about the art of letting go. Bener-bener setiap harinya, ada aja kejadian yang bikin aku mikir, "wah kok gini ya" dan berujung mencoba mengikhlaskannya. But guys, actually to able to letting go is quite same with to be able to receive-or to accept, susah susah gampang gituu. Banyak emosi yang perlu diolah dan pikiran acak yang perlu ditenangkan. Huhu, itulah yang aku alami di 2 minggu pertama di Rumbai. Ya emang sudah saatnya sih, aku di fase ini, fase yang aku harap akan banyak mendewasakan ku, baik dari pola pikir dan utamanya tingkah laku. Selain itu juga, disini aku juga belajar banyak untuk membesarkan hati, bahwa meski sudah rapih buat plan harian dan plan mingguan, kalau memang saatnya menjalani hari dengan tidak sesuai plan, ya gapapa, harus tetep optimis dan stick to the goals. Besoknya bikin yg lebih rapih lagi. But in several days, i believe that i need to put aside the plans. Iyess, sometimes we need to put aside the plans, start to enjoy the flow, and feel gratitude in every little thing. Dengan menata pikiran dan hati yang terkondisi untuk bersyukur seperti itu, itu ngebantu aku banget dalam reducing expectations. Jatohnya tuh aku lebih tenang dan coba memasrahkan semuanya pada Dzat yang mengatur segala perkara. Petualanganku di Rumbai mungkin bisa bagian dari perjalanan belajarku untuk tawakkal sama Allah, mungkin gituu.
Aaaaa I miss these feelings. I miss myself when start contemplating inside..

Komentar
Posting Komentar