Patah, Senja, dan Manusia
Foto: Sawah belakang rumah.
Sajak pada senja yang kau sandingkan itu, buang!
Padanya, kau isyaratkan kesedihan karena cinta yang tak terjawab.
Buang! Buang segera.
Karena aku yakin, Tuhan tak menciptakan senja untuk disandingkan dengan tangis karena cinta tanpa balasan.
Kini, biarkan aku bertanya
kalau kau patah hati pada manusia, lalu kau pandangi senja hingga tak ada lagi luka yang menganga
Sadarkah, kepada siapa harusnya kita jatuh cinta?


Komentar
Posting Komentar